News Update :
Home » » Mengapa Kelelawar Tidak Bertabrakan Ketika Terbang di Malam Hari ?

Mengapa Kelelawar Tidak Bertabrakan Ketika Terbang di Malam Hari ?

Penulis : Agus Dwianto on Saturday, August 4, 2012 | 3:49 PM

Sahabat Indonesia Cerdas, kali ini kita akan melanjutkan belajar kita mengenai mengapa kelelawar tidak bertabrakan ketika terbang di malam hari. Tentu kalian sudah tahu kelelawar bukan ? Ya, benar. Kelelawar adalah salah satu binatang yang keluar di malam hari.

Kelelawar memiliki kemampuan untuk memancarkan gelombang ultrasonik. Gelombang ultrasonik adalah gelombang bunyi yang berada pada frekuensi di atas 20.000 Hz. Contoh binatang yang dapat memancarkan dan menerima gelombang ini adalah kelelawar dan lumba-lumba. Itulah mengapa kelelawar tidak bertabrakan ketika terbang di malam hari. Kelelawar memancarkan dan menerima gelombang ultrasonik untuk menentukan arah terbangnya. Sedangkan, lumba-lumba memancarkan dan menerima gelombang ultrasonik untuk menentukan arah renangnya.
Sekarang sudah bisa dipaham, bukan ? Yuk, terus belajar sains agar lebih memahami dunia ini!
Share this article :

+ comments + 1 comments

August 11, 2012 at 7:17 AM

Wah... Pak agus kita ketemu lagi.. Selamat menulis dan saling berbagi ilmu..

Post a Comment

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. Ayo Belajar ! . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger